Perbedaan eMoney dan eWallet itu Apa Saja Yaa ?

Teknologi keuangan cashless semakin berkembang pesat beberapa tahun belakangan. Bermunculan berbagai produk fintech yang semakin meudahkan kita melakukan bertransaksi dan melakukan pembayaran.

Produk-produk cash less bermunculan. Sering dikenal dengan e-money maupun e-wallet. Eits, apa bedanya ya?! Bukankah sama saja. Ternyata ada perbedaan Emoney dan Ewallet lho.

Kalau beda, lantas apa perbedaannya?! Nah, kali ini akan membahas perbedaan kedua produk  ini sob.

Meskipun sama-sama bisa dibuat melakukan pembayaran, namun ternyata perbedaanya cukup besar. Yuk simak, 6 perbedaan dari kedua alat pembayaran cashless ini!

Pengertian Emoney dan Ewallet

Oke, pembahasan perbedaan Emoney dan Ewallet ini harus dimulai dari pengertiannya dulu.

Secara bahasa saja sudah ada perbedaanya, yang satu emoney yang artinya dalam bahasa Indonesia adalah “uang elektronik”. Sedangkan satunya lagi ewallet yang secara harfiah dalam bahasa Indonesia adalah “dompet elektronik”.

Emoney mulai booming sekitar pada tahun 2009, saat itu bebberapa bank menerbitkan Emoney. Emoney adalah alat pembayaran yang menggunakan kartu sebagai medianya.

Pihak bank membuat kartu-karrtu Emoney, dan menjualnya ke masyarakat. Saat membeli masyarakat harus membayar sejumlah uang bukan hanya untuk membeli kartunya namun untuk mengisi nominal uang di kartu tersebut.

Saat setiap kali melakukan transaksi, penggunanya akan menempelkan pada kartu pada sensor chip. Dengan melakukannya, saldo nominal uang dalam kartu itu menjadi berkurang. Itulah yang kita sebut sampai sekarang dengan Emoney.

 Berbeda dengan Emoney, Ewallet tidak menggunakan kartu. Prinsip dasar dari Ewallet adalah menggunakan koneksi jaringan internet. Para pemilik akun Ewallet akan mendaftarkan diri pada jasa penyedia Ewallet, dan mengisikan sejumlah uang untuk melakukan transaksi di sana.

Saat melakukan transaksi pertukaran nominal uang terjadi melali internet melalui akun-akun masing-masing pelaku transaksi. Dengan demikian meskipun sama-sama sebagai alat pembayaran cashless ternyata perbedaan Emoney dan Ewallet cukup besar.

Perbedaan Emoney dan Ewallet

Sebenarnya dengan penjelasan pengertian diatas, dapat diambil prinisp perbedaan antara Emoney dan Ewallet. Namun supaya lebih jelas lagi yuk simak beberapa penjelasan berikut, terkait perbedaan diantara keduanya.

Perbedaan Wujudnya

Hal yang paling kentara dari perbedaan Emoney dan Ewallet adalah wujudnya. Emoney dirupakan dalam bentuk kartu yang berisi nominal saldo uang pemiliknya. Sedangkan Ewallet biasanya bentuknya berupa aplikasi yang menyediakan jasa fintech.

Perbedaan bentuk yang satu menggunakan kartu dan yang satu menggunakan internet dan aplikasinya menjadikan faktor pembeda yang mendasar. Perbedaan tersebut memunculkan perbedaan-perbedaan lainnya. Baik yang kegunaannya, kemudahan penggunaannya, keamanan serta resikonya.

Perbedaan Prasyarat Perangkat Penggunaannya

Perbedaan Emoney dan Ewallet dalam hal prasyarat penggunaan teknologi tersebut sangat berbeda. Bagi pengguna Emoney hanya dapat digunakan pada gerai yang menyediakan alat tapping Emoney tersebut. Para penjual harus menginvestasikan sebagaian dananya bila ingin bisa mengguakan transaksi Emoney.

Sedangkan Ewallet syarat perangkat transaksinya adalah kedua belah pihak memiliki perangkat smartphone yang terpasang software atau aplikasi intech Ewallet tersebut dan yang paling penting memiliki akun di aplikasi Ewallet tersebut.

Perbedaan Akses Pemakainya

Perbedaan Emoney dan Ewallet yang juga mendasar adalah keterbukaan akses pemakainya. Emoney karena bentuknya adalah berupa kartu sehingga siapapun bisa menggunakan Emoney milik siapapun. Sebab sistem transsaksinyapun tidak memerlukan password ataupun pin. Hanya memerlukan tapping saja.

Tentu ini sangat berbeda dengan penggunaan Ewallet yang hanya bisa digunakan oleh pemilik akunnya. Biasanya memasuki akun membutuhkan proses registrasi dan login pada umumnya yakni email atau nomor HP dan password. Dengan demikian tidak semua orang mudah menyalahgunakan nominal uang yang ada di dalamnya.

Dengan demikian Emoney lebih rentan kehilangan dana yang tersimpan di dalamnya daripada Ewallet. Kerentanan itu namun menjadi tidak begitu berbobot besar karena batas isi kartunya hanya berkisar 1 juta rupiah.

Namun apabila kehilangan akses dari akun Ewallet kemungkinan kerugian jauh lebih besar. Apalagi tidak jarang akun Ewallet juga terhubung dengan nomor HP, serta email pribadi. Sehingga memang lebih aman, namun sekali terjadi kebocoran potensi kehilangan jauh lebih besar.

Perbedaan Batas Saldo Maksimal

Ternyata akun Ewallet serta kartu Emoney memiliki limit saldo maksimal memungkinkannya nominal uang disimpan di sana.

Usut punya usut ternyata ada perbedaan Emoney dan Ewallet mengenai jumlah saldo maksimal yang dibolehkan. Emoney hanya sekitar 1 juta rupiah per kartu. Sedangkan Ewallet memungkinkan sampai 10 juta rupiah.

Memahami pada poin sebelumnya, sangat wajar mengapa Emoney memiliki batas yang cukup kecil. Selain karena penggunaannya tidak seluas dan semudah Ewallet, juga karena aspek resiko kerentanan kehilangan uang yang lebih besar.

Sedangkan pada Ewallet lebih tinggi batas saldonya mengingat penggunaannya lebih variatif juga karena lebih ada lapisan pengamanannya.

Perbedaan Penggunaan

Mungkin banyak yang mengira penggunaan keduanya sama yatu buat belanja membeli berbagai macam hal, serta membayar berbagai macam hal. Namun ternyata ada banyak hal penggunaan spesifik diantara keduanya yang jauh tidak bisa saling menggantikan. Paling tidak hingga saat ini.

Emoney bisa digunakan untuk mebayar dipintu tol. Ini adalah pilihan pembayaran tol yang paling umum digunakan hingga saat ini. Belum ada teknologi fintech yang menggantikan pembayaran ini. Mungkin suatu saat bisa memungkinkan. Selain tol, pembayaran parkir di pertokoan atau tempat-tempat umum lainnya dengan menggunakan kartu Emoney ini.

Ewallet penggunaannya jauh lebih luas, palig tidak banyak sekali transaksi keuangan yang sangat dimudahkan dengan menggunakan Ewallet. Sebab beberapa penyedia Ewallet juga teritegrasi dengan perusahaan marketplace atau layanan lain di aplikasi smartphone. Sehingga memungkinkan terjadinya kemudahan berbelanja.

Perbedaan Hambatan dan Trouble Penggunaan

Perbedaan teknologi yang digunakan menjadikannya adanya perbedaan Emoney dan Ewallet dalam hal hambatan dan trouble yang memungkinkan terjadi selama proses penggunaannya. Emoney yang sangat tergantung dengan fisik kartu tentu akan sangat bergantung pada kartu tersebut. Kartu juga rentan rusak dan hilang.

Selain kartu, Emoney juga bergantung dengan teknologi alat tapping yang tersedia di berbagai tempat belanja atau tempat pembayaran. Sangat mungkin alat pembacanya juga mengalami kerusakan sehingga menghambat proses penggunaan Emoney.

Baca Juga: Contoh Teknologi Tepat Guna dalam Kehidupan Sehari-hari

Sedangkan pada Ewallet yang sangat tergantung dengan internet menjadikannya sangat mudah. namun disisi lain akan sangat terhambat apabila tidak tersedia jaringan yang baik sebagai media berjalan dengan baiknya Ewallet ini. Selama masih ada jaringan internet maka hidup menggunakan Ewallet masih bisa tetap nyaman.

Selain itu Ewallet tentu sangat bergantung dengan perangkat smartphone. Saat perangkat terkendala entah baterai habis atau rusak, maka pengguna akan terhambat penggunaan Ewalletnya.

Bagi kaum pecinta cashless dengan mengandalkan Ewallet, harus siap memastikan perangkat tetap bisa digunakan saat dibutuhkan melakukan transaksi.

Setelah mengetahui perbedaan Emoney dan Ewallet, diatas dapat disimpulkan bahwa Emoney dan Ewallet memiliki sisi positif dan negatifnya masing-masing.

Di keadaan-keadaan tertentu mungkin Emoney sangat diperlukan, namun terkadang mengalami kesulitan. Demikian pula sebaliknya, Ewallet di keadaan tertentu sangat praktis, namun ada kalanya lebih praktis dengan Emoney.

You May Also Like

About the Author: Surya Setiawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *